Cara Menghitung Kubikasi Beton Pada Bangunan

Pembangunan di Indonesia ini semakin banyak, dan untuk menghitung banyaknya keperluan bahan bangunanpun harus di perhitungkan supaya biaya atau pengeluaran bisa di minimalisir.

Salah satu perhitungan yang harus di pertimbangkan yaitu tentang biaya pengecoran pada bangunan. Maka di perlukan perhitungan yang tepat.

Lalu bagaimana cara menghitung kubikasi beton cor pada bangunan yang akan di buat.

 

How to calculate that?

 

Rumus Cara Menghitung Kubikasi Beton

Karena satuan kubikasi yaitu Meter Kubik (m3), maka rumus contoh tebal dikonversikan yang semula Centi Meter (cm) maka dikonversikan dengan Meter (m).

Contoh : Sebuah Konstruksi Plat Lantai atau Dak, memilki ukuran Panjang 9 Meter, Lebar 8 Meter, dan Tebal 12 cm. Berapakah Kubikasi Beton tersebut ?

  1. Hitung Plat Lantai

Rumus Volume nya yaitu : p x l x t

Dimana p = panjang | l = Lebar | t = Tinggi / Tebal.

Tebal pada pertanyaan diatas yaitu 12 cm, maka 12 cm dikonversikan dahulu ke satuan m. jadi 12 cm = 0.12 m

Cara Menghitung Kubikasi Beton nya, yaitu : 9 x 8 x 0.12 = 8.64 M3

  1. Hitung Volume Balokan

Pada contoh diatas kubikasi belum termasuk tambahan seperti Balokan atau juga listplang.

Misalnya ;

Balokan pada konstruksi dak diatas yang melintang

  • Balokan 1
    Utara ke selatan ada 3 buah dengan panjang bentangan 9 meter
  • Balokan 2
    melintang timur ke barat ada 4 buah dengan panjang bentangan 8 meter.

Cara menghitung balokan nya yaitu kita ambil ukuran dari permukaan bawah plat lantainya dan masuk ke dasar balokan.

Misal

Balokan no. 1 kedalaman 40 cm, lebar 25 cm
cara hitungnya 0.40 m x 0.25 m x 9 m x 3 Buah, maka Hasilnya = 2.7 m3

Balokan No. 2 Kedalaman dan lebar sama.
Cara Hitungnya 0.4 x 0. 25 x 8 x 4 Buah, maka hasilnya = 2.4 m3

Total Seluruh Volume Balokan yaitu; 5.1 m3

Note : Apabila volume lebih besar dengan balokan nya lebih banyak, maka bisa dikurangin dari setiap pertemuan antar balokan.

  1. Void Jika Ada

Void adalah bagian dak yang kosong biasanya untuk lubang tangga. Void ini, nantinya untuk pengurangan volume plat lantai, karena itu adalah bagian yang tidak di cor.

Misal Void nya Panjang 1 m, lebar 2 meter

Cara Menghitung Kubikasi Beton nya, yaitu : 1 m x 2 m x 0.12 m = 0.24 m3

Sekarang tinggal penjumlahan nya, yakni :

8.64 + 5.1 = 13.74 dikurangin Void 0.24 = 13.5 m3

Rumus – Rumus Bangun Ruang

Berikut adalah rumus umum bangunan konstruksi

Kubus dan Balok

Kubus atau Balok sebetulnya hampir sama, untuk menghitung Pondasi, plat lantai , pengecoran jalan,dan bangunan sejenis.

  • Kubus : s x s x s
  • Balok : p x l x t

Prisma Segitiga

1/2 Alas x Tinggi x t(tebal)

Tabung

π x r2 x t
Dimana π = 3.14

Rumus tabung biasanya digunakan untuk menghitung pondasi Bor pile dan Void untuk Kubah Masjid.
Cara penghitungannya yaitu :

Misal Kubah masjid
Tarik terlebih dahulu diameter kubah (ujung ke ujung lingkaran) jika diameter nya misal  1.5 m jadi jari jarinya yaitu 0.75 m. Misal tebal 0.12 m.
Maka Rumusnya : 3.14 x 0.752 x 0.12 m = 0.21 m3

0.752 cara hitungnya 0.75 x 0.75

Trapesium

Sama dengan rumus balokan diatas, yang membedakan hanya kita harus menyesuaikan antara sisi kanan dan kiri yang tidak sama.

Misalnya; sisi kiri panjang 6 meter, sisi kanan panjang 8 meter jadi kita ambil tengah tengah nya yaitu 7 meter. Begitupun jika lebar depan dan belakang berbeda, kita ambil saja tengah-tengah nya agar presisi.

Cara Menghitung Kubikasi Beton Berdasarkan Jenis Bangunan

Berikut ini beberapa konstruksi bangunan dan penggunaan rumusnya.

  • Pondasi Pile Cap atau Cakar Ayam: Gunakan rumus Balokan dan kubusBor Pile dan kubah: Gunakan rumus tabung
  • Sloof – Balokan – Tiang: Gunakan rumus Balokan
  • Plat Lantai: Gunakan rumus balokan
  • Pengecoran jalan: Gunakan rumus Balokan

Jadi seperti itulah cara Menghitung kubikasi pada beton cor. untuk pemesanan beton cor silahkan hubungi nomer marketing kami tlp/whatsapp.

1 thought on “Cara Menghitung Kubikasi Beton Pada Bangunan

  1. Generate Income Balas

    Here’s How TOP 1% Of Marketers Make Profits

    Hey,

    Did you know… that Online Learning is the quickest growing market in the education industry with a whopping 900% growth rate since 2000?

    You’ve already left a lot of money on the table (and are leaving even more with each passing day) if you haven’t tapped into this market.

    Click here to see how the TOP MARKETERS are doing it. https://bit.ly/Generate_Income

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.